Bulan mei 2014, sebanyak 75 komunitas di makassar berkumpul pada satu tempat merayakan acara bertajuk Pesta Komunitas Makassar. Saya yang waktu itu selaku panitia menyempatkan diri berkeliling ke semua  booth komunitas yang tersedia, bukan karena penasaran komunitas apa saja yang ada, namun saya ingin mengumpulkan pernak-pernik komunitas berupa gantungan kunci, pin ataupun stiker.

Pura-pura akrab menjadi senjata utama saya untuk mendapatkan merchandise komunitas secara cuma-cuma. Di beberapa komunitas berhasil, tapi ada juga komunitas yang kebal akan sikap pura-pura akrab itu padahal saya juga sudah tebar pesona sejadi-jadinya. Pada akhirnya, saya berhasil mengumpulkan belasan merchandise dari beberapa komunitas secara cuma-cuma, hanya beberapa yang saya beli karena komunitas tersebut akan menggunakan hasil penjualan untuk kegiatan sosial. Continue reading “Terlambat Gaul”

Iklan