Masih pagi sekali saat itu, saya ingat masih memakai handuk sehabis mandi, dengan rambut yang masih basah. Rambut memang selalu menjadi bagian yang paling terakhir saya keringkan. Belum juga sempat mengeringkan rambut telepon seluler berbunyi dan memunculkan nama “MAMA”, dengan sigap saya angkat sembari mengucapkan salam kemudian dibalas Mama, panggilan saya kepada Ibu. “Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh nak,” berlanjutlah pembicaraan anak dan Ibu via telepon. Continue reading “Puasa hari pertama bersama Ibu”